SURAKARTA – Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta menggelar Expo Nursing X Informatics sebagai wadah bagi mahasiswa untuk memamerkan karya berbasis teknologi kesehatan hasil kolaborasi lintas disiplin ilmu. Melalui pameran ini, masyarakat dapat melihat langsung bagaimana perpaduan ilmu keperawatan dan informatika melahirkan solusi bagi tantangan pelayanan kesehatan masa kini.
Expo tersebut dihadiri Rektor UMPKU Surakarta, Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes., Ph.D., dan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Anom Yuliansyah, S.Farm., Apt., yang mewakili Wali Kota Surakarta. Kehadiran para pemangku kepentingan itu menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan inovasi kesehatan berbasis teknologi yang kian dibutuhkan dalam sistem pelayanan kesehatan.
Dalam sambutannya, Weni menyebut expo ini sebagai kontribusi nyata perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi bagi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi tepat guna.
"Kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa pelayanan kesehatan saat ini telah mengalami transformasi menuju sistem yang lebih digital. Kehadiran teknologi bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi menjadi bagian penting dalam menghadirkan solusi atas berbagai permasalahan kesehatan,"
ujar Weni.
Menurut Weni, kegiatan ini juga menunjukkan peran UMPKU Surakarta yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga berupaya memberi manfaat nyata lewat inovasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
"Kegiatan ini sangat luar biasa dan kami berharap dapat terus berkembang menjadi inovasi yang semakin modern dan cerdas. Bagi mahasiswa dan para pendamping, ini menjadi modal awal untuk terus berkarya dan berinovasi. UMPKU ingin menghadirkan ruang kreasi yang membuktikan bahwa inovasi tidak harus lahir dari laboratorium yang mahal, tetapi dapat tumbuh dari kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan pemanfaatan teknologi yang tepat guna,"
imbuhnya.
Berbagai karya yang dipamerkan menunjukkan besarnya potensi kolaborasi tenaga kesehatan dan pengembang teknologi dalam menciptakan layanan kesehatan yang lebih efektif, efisien, dan mudah diakses. Inovasi tersebut juga mencerminkan kemampuan mahasiswa memadukan ilmu keperawatan dengan teknologi digital untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan di masa depan.
Sementara itu, Anom Yuliansyah mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai sejalan dengan arah transformasi digital sektor kesehatan di Indonesia.
"Tema Health-Tech Fusion sangat relevan dengan kebutuhan pelayanan kesehatan saat ini. Kolaborasi antara tenaga kesehatan dan teknologi informasi menjadi kunci dalam menciptakan layanan yang lebih cepat, akurat, dan mudah diakses masyarakat. Kami mengapresiasi UMPKU Surakarta yang telah memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menghadirkan berbagai inovasi yang berpotensi mendukung pembangunan kesehatan di Kota Surakarta,"
kata Anom.
Anom berharap inovasi yang dikembangkan mahasiswa tidak berhenti di tahap pameran, tetapi terus disempurnakan dan diterapkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Lewat Expo Nursing X Informatics, UMPKU Surakarta menegaskan komitmennya mendukung transformasi digital di bidang kesehatan sekaligus menyiapkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya inovasi kesehatan berbasis teknologi yang meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Indonesia, khususnya di Kota Surakarta.