SURAKARTA – Sebanyak 22 mahasiswa Pendidikan Profesi Ners Universitas Muhammadiyah PKU (UMPKU) Surakarta resmi dilantik dan mengucapkan sumpah profesi. Pelantikan ini dihadiri Rektor UMPKU Surakarta, jajaran Wakil Rektor I, II, dan III, Badan Pembina Harian (BPH), serta Ketua DPW, DPD, dan DPK Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Hadir pula para dosen dan perwakilan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surakarta.
Kehadiran para pimpinan universitas dan organisasi profesi itu menjadi bentuk dukungan bagi lahirnya generasi perawat yang kompeten, berintegritas, dan siap menjawab tantangan dunia kesehatan.
Dalam sambutannya, Rektor UMPKU Surakarta, Weni Hastuti, S.Kep., M.Kes., Ph.D., mengaku bangga atas keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan profesi dengan penuh dedikasi dan perjuangan. Menurut Weni, pelantikan ini bukan hanya pencapaian akademik, tetapi juga awal tanggung jawab besar sebagai perawat profesional yang mengabdikan ilmunya bagi masyarakat.
"Hari ini merupakan momen yang sangat membanggakan, tidak hanya bagi para lulusan dan keluarga, tetapi juga bagi Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta. Menjadi bagian dari UMPKU Surakarta adalah sebuah kebanggaan karena kampus ini berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang unggul, profesional, berakhlak mulia, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,"
ujar Weni.
Weni menegaskan, tantangan pelayanan kesehatan ke depan akan kian kompleks. Karena itu, dibutuhkan tenaga keperawatan yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, mampu berkolaborasi dengan berbagai profesi kesehatan, dan tetap menjunjung tinggi etika profesi dalam setiap pelayanan.
"Saya berharap para Ners yang hari ini dilantik dapat menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta terus mengembangkan kompetensi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan. Jadilah perawat yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama. Bawalah nama baik UMPKU Surakarta ke setiap tempat pengabdian,"
imbuhnya.
Pengambilan sumpah berlangsung khidmat sebagai simbol komitmen para lulusan menjalankan profesi keperawatan sesuai kode etik dan standar pelayanan yang berlaku. Momentum ini menjadi tonggak awal karier mereka sebagai tenaga kesehatan yang siap melayani masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, keselamatan pasien, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Salah satu lulusan, Soniya Sinta Bela, mengungkapkan rasa haru dan bangganya setelah menyelesaikan pendidikan profesi yang menurutnya penuh tantangan dan pembelajaran berharga.
"Saya merasa sangat terharu dan bangga karena perjuangan selama ini akhirnya sampai pada titik ini. Banyak tantangan yang harus dilalui selama menempuh pendidikan profesi Ners, tetapi hari ini semua terasa terbayarkan,"
ungkap Soniya.
Soniya juga berterima kasih kepada para dosen dan rekan-rekannya yang telah mendukungnya selama menempuh pendidikan hingga berhasil menyelesaikan profesi Ners.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing dengan sabar serta teman-teman yang selalu memberikan semangat dan dukungan. Kebersamaan dan dukungan mereka menjadi salah satu alasan saya bisa menyelesaikan pendidikan ini dengan baik,"
kata Soniya.
Lewat pelantikan ini, UMPKU Surakarta menegaskan komitmennya mencetak lulusan tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten secara akademik dan klinis, tetapi juga menjunjung nilai-nilai keislaman, profesionalisme, dan kepedulian terhadap masyarakat. Para Ners yang telah dilantik diharapkan menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan, terus mengembangkan kompetensi, menjaga marwah profesi, serta membawa nama baik almamater di tingkat regional, nasional, hingga internasional.